Get me outta here!

Selasa, 24 Juli 2012

Cerita di Balik Meja-Perjumpaan

 Gajah Kecil Tanpa Nama

Yups, sudah beberapa saat menjadi salah satu penjaga di Bledug Mrapi. Ya, Sebelumnya mari saya jelaskan Bledug Mrapi dulu ya?daripada linglung bingung kayak capung..hehe. Bleduh Mrapi adalah sebuah taman bacaan anak yang "luar biasa" yang berada di daerah Nandan, samping SMP Karitas, Yogyakarta. Luar biasa karena akan sulit sekali menemukan komik di taman bacaan ini, tapi isinya benar-benar luar biasa kaya akan buku pengetahuan yang dikemas dalam bentuk yang menarik. Selain itu banyak cerita anak dengan ilustrasi yang indah. Balik lagi ke pengalamanku saat berjaga, ya baru berumur 1 tahun dan karena isinya luar biasa, pengunjung belum cukup ramai, jadi ya terkadang...suasana kosong..Nah di saat sepi itulah ada gajah kecil yang tiba muncul dengan warna pink cerah (lihat gambar di atas). Tapi dia tidak mau memperkenalkan diri dan dia datang untuk menemani aku berjaga ("penunggu "ruangan??). Kami saling bercakap-cakap kemudian membicarakan banyak hal tentang buku dan anak-anak hingga berjam-jam lamanya. Mau tahu ceritanya?tunggu lanjutannya..hohohoho.
By Anonim Watonumuni

Selasa, 03 Juli 2012

Bagian 3 TINTIN : Para Petualang Pemberani



Selama lebih dari 80 tahun petualangannya, Tintin telah menyebar di berbagai dunia dan telah menarik banyak penggemar. Ketenarannya ini selain karena kisahnya yang menarik dan seru, tapi juga dipengaruhi para tokoh yang terlibat di dalamnya. Tokoh Tintin jelas menjadi pusat dari cerita, karena dengan keingintahuannya kita dibawa ke berbagai belahan bumi. Perkembangan cerita uga kemudian memunculkan banyak tokoh lain, baik jahat maupun baik, sehingga kisahnya lebih bervariasi. Kapten Haddock atau dua detektif konyol, Thompson dan Thomson, dengan tingkah lakunya yang khas dapat memberikan humor yang tidak membosankan. Berikut ini adalah daftar beberapa tokoh yang cukup berpengaruh dalam serial petualangan Tintin 

Tintin
Tintin adalah reporter muda yang sering terlibat berbagai kasus berbahaya.dengan aksi yang berani untuk menyelamtkan dunia. Hampir di setiap petualangannya Tintin ditugaskan untuk melakukan jurnalisme investigative, dan tentu saja tugasnya itu menjadi awal keterlibatan Tintin dalam suatu petualangan.
Tintin adalah seorang jurnalis yang cerdas,  mampu mengerti beberapa bahasa. Selain itu dia mampu mengendarai berbagai macam kendaraan mulai dari mobil hingga tank dan paralayang! Dia juga diberkahi kondisi tubuh yang amat baik, selalu mampu mengalahkan musuh dalam sebuah pertarungan satu lawan satu dan menguasai yoga. Semua kemampuannya itu membantu Tintin dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapinya.
Karakter Tintin didefinisikan oleh berbagai orang seperti sebuah kanvas yang putih dan netral, sehingga mudah saja membawa Tintin ke dalam berbagai macam petualangan. Karakter Tintin yang petualang sempat berubah dalam perjalanannya kisahnya. Pada awal petualangan Tintin, ia tampak sebagai jurnalis muda yang enerjik penuh inisitai dan haus akan suatu kisah. Hal itu tampaknya memudar pada serial-serial akhir.              
                             
Snowy/ Milo/ Milou
Milo adalah seekor anjing jenis Fox Terrier, yang merupakan teman baiknya. Mereka saling menyelamatkan dari situasi yang berbahaya. Pada edisi terbitan lama di Indonesia, Milo dinamakan Snowy sama dengan Tintin terjemahan Amerika.Pada terbitan Gramedia, anjing ini dinamakan Milo mengikuti versi aslinya, Milou.  Milo kadang-kadang "berbicara" kepada pembaca mengenai apa yang dia pikirkan (sering menampilkan humor), yang seharusnya tidak dapat terdengar oleh karakter dalam cerita Tintin kecuali pada Tintin di Amerika
Milo adalah penggemar berat minuman keras whisky, bermerek Loch Lomond, dan karena kesukaannya akan minuman tersebut menjadikannya mabuk berat dan membawanya kedalam banyak kesulitan. Ia juga sering terbawa kedalam kesulitan, karena ketakutannya pada laba-laba. Namanya berasal dari nama julukan (nickname) dari pacar Hergé pada masa mudanya yang bernama Marie-Louise Van Cutsem

Kapten Haddock
Kapten Archibald Haddock atau yang lebih dikenal sebagai Kapten Haddock dalam serial Tintin berbahasa Indonesia, adalah seorang pelaut kawakan yang memiliki garis keturunan tidak begitu jelas (Ia bisa memiliki darah orang Inggris, Perancis ataupun Belgia), adalah teman baik dari Tintin, dan karakter ini baru diperkenalkan dalam seri Kepiting bercapit Emas. Pada awalnya ia memiliki jiwa yang sangat lemah dan memiliki ketergantungan yang teramat tinggi akan minuman keras beralkohol, namun lambat laun dia menjadi pribadi yang cukup disegani. Perubahan yang terjadi pada dirinya menjadi seorang yang berjiwa pahlawan dan setia kawan, dipicu oleh penemuannya atas harta karun dari leluhurnya, Sir Francis Haddock (François de Hadoque dalam bahasa Perancis) yang bisa dibaca dalam episode Harta Karun Rackham Merah Rasa kemanusian si Kapten dan kata-katanya yang cenderung kasar merupakan pelengkap dari karakter Tintin yang terlalu sempurna untuk seorang manusia biasa, dimana si Kapten lebih terasa "manusiawi" dibandingkan Tintin. Kapten Haddock tinggal di suatu rumah yang sangat besar dan indah yang dikenal dengan nama "Marlinspike Hall" ("Moulinsart" dalam bahasa Perancisnya).
Karaker khas yang pasti penggemar ingat dari kapten Haddock adalah  kata-kata umpatan untuk menyampaikan perasaannya yang sedang gundah ataupun marah, karena Tintin ditujukan ntuk anak-anak, Herge merpikir keras untuk tidak menggunakan kata-kata yang kasar. Sebagai gantinya, digunakan frasa-frasa yang mampu menunjukkan kemarahan dan kejengkelan dari kapten Haddock. Kata-kata itu seperti "Kepiting Busuk!" (dalam bahasa Inggris: "Billions of bilious blue blistering barnacles!"), "Sejuta Topan Badai!" (dalam bahasa Inggris: "Ten thousand thundering typhoons"), "Buaya Darat!" ("troglodytes"), "bashi-bazouk", "kleptomaniak", "Cacing Kremi!" ("ectoplasm"), "sea gherkin", "anacoluthon", dan "Cacar Air!" ("pockmark"). Tidak semua ungkapan tersebut dapat diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, dikarenakan perlu dicari padanan kata yang dapat mewakili ungkapan yang sama namun dengan tidak membuatnya menjadi kata makian yang kasar.
Kapten Haddock adalah golongan peminum berat, dimana seringkali dia amat menyukai minuman keras beralkohol dengan merek Loch Lomond whisky, dan kondisinya ketika mabuk seringkali dijadikan sebagai bumbu pelengkap dari serial ini. Kegemarannya ini juga membawa konsekuensi pada hal yang lucu dari kapten Haddock. Kapten Haddock adalah ketua dari organisasi pelaut ant mabuk. Hal ini sangat kontras dengan kebiasaannya menenggak minuman beralkohol. Selain itu, sang Kapten akan merasa pusing bahkan pingsan jika minum air mineral dalam jumlah besar.

Thomson dan Thompson/ Dupont dan Dupond
Dupont dan Dupond atau dalam bahasa Perancisnya bernama Dupont et Dupond, adalah dua orang detektif kembar yang seringkali berbicara tidak jelas satu sama lainnya dan suka memakai topi bundar yang dikenal dengan sebutan bowlers, serta yang sebenarnya tidak memiliki hubungan kekerabatan, namun seringkali kelihatan seperti orang kembar dimana perbedaan antara keduanya hanya terletak pada kumisnya, akhiran d dan t pada nama mereka juga memiliki makna sendiri. Detektif yang bernama Dupont, memiliki kumis berbentuk menyebar/membuka atau dalam bahasa Prancisnya adalah troussée. Sedangkan lainnya yang memiliki kumis berbentuk lurus atau dalam bahasa Perancisnya  droite, adalah Dupond. Dalam edisi terbitan Indira nama mereka ialah Thomson dan Thompson. Mereka menghasilkan suatu "comic relief" sepanjang serial ini dan memiliki kebiasaan "spoonerism" dan secara keseluruhan menunjukkan ketidak mampuan mereka sebagai detektif. Karakter mereka didasarkan pada karakter dari ayah dan paman dari Hergé, dua kembar identik. Mereka diperkenalkan untuk pertama kalinya dalam seri Cerutu Sang Firaun, dimana dalam pertemuan awal dengan tokoh utamanya,Tintin, mereka mendapatkan tugas untuk menangkapnya untuk suatu tuduhan yang tidak benar

Profesor Kalkulus/ Lakmus/ Tournesol
Profesor Lakmus atau aslinya dalam bahasa Perancis bernama Profesor Tryphon Tournesol adalah seorang dan ahli fisika yang memiliki kekurangan pada pendengarannya, adalah karakter minor namun hampir selalu muncul bersama dengan Tintin, Milo  dan Kapten Haddock  Dia pertama kali diperkenalkan pada seri Harta Karun Rackham Merah di mana keberadaannya kurang disukai oleh para karakter utama, namun karena keluruhan budi dan penguasaannya atas ilmu dan teknologi menciptakan hubungan yang langgeng dengan mereka. Dalam edisi bahasa Indonesia terbitan penerbit Indira, tokoh ini diberi nama Profesor Cuthbert Calculus. Sama dengan versi Amerikanya Nama Profesor Lionel Lakmus baru dilekatkan padanya pada penerbitan ulang serial ini oleh penerbit Gramedia. Penamaan dirinya dalam bahsa Indonesia ini selalu mengacu pada format aslinya yang ber bahasa Perancis yaitu: jika namanya disingkat merupakan dua huruf yang sama. Sebagai contoh, dalam edisi bahasa Perancis namanya bisa disingkat menjadi Profesor TT (Tryphon Tournesol) , dalam edisibahasa Indonesia, Profesor CC (Cuthbert Calculus) (edisi terbitan Indira) ataupun Profesor LL (Lionel Lakmus). Dalam kisah ini, digambarkan bahwa ia tidak memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis, terkecuali pada Bianca Castafiore, sampai-sampai ia menciptakan bunga mawar khusus untuk sang diva yang terlihat dalam kisah Permata Castafiore

Tokoh lain yang ikut meramaikan petualangan Tintin :
Bianca Castafiore
Seorng penyayi balada wanita yang sangat terkenal, yang hamper selalu muncul di tiap seri petualangan Tintin. Ia selalu ditemani pianis pengiringnya dan seorang pembantu. Ia tampaknya memiliki ketertarikan terhadap kapten Haddock Di lain pihak, hanya Profesor Lakmus yang tampaknya memiliki ketertarikan lebih pada Castafiore
Chang Chong-Chen
Sahabat Tintin yang berasal dari China. Muncul pertama kali pada edisi Lotus Biru. Dia adalah yatim piatu dan berkenalan dengan Tintin saat dia tenggelam dan diselamatkan Tintin. Tokoh Chang ini didasarkan pada seorang sahabat Herge, seorang mahasiswa yang sepantaran dengan Herge bernama Zhang . Bersama Zhang, Herge melakukan riset segala hal tentang negeri Cina, sebagai bahan untuk serial Lotus Biru
Nestor
Adalah pelayan di rumah kapten Haddock, Marlinspike. Muncul pertamakali pada serial Harta Karun Rackham Merah. Pada awalnya Nestor tidak berpihak pada Tintin dan kawan-kawan karena melayani pemilik rumah pertama yang berperan sebagai antagonis. Namun setelah pemilik rumah berganti ke kapten Haddock, Nestor juga akhirnya melayani Kapten Haddock dan setiap tamu yang berkunjung ke Marlinspike.
Rastopopoulus
Merupakan penjahat utama dalam berbagai kisah petualangan Tintin. Licik dan egois, benar-benar menggambarkan karakter seorang penjahat. Selain itu, Rastopopolous selalu mampu menghindar dari penangkapan dan dapaty lolosdari maut, sehingga dapat melakukan kejahatan di lain seri. Pertama kali muncul dalam seri Rokok sang Pharaoh, dan kemunculan terakhir pada seri Penerbangan 714 ke Sidney.
         Selain itu masih banyak lagi tokoh yang muncul dalam kisah Tinti, dan terkadang kemunculannya tidak hanya dalam satu seri, tapi bisa dua atau lebih.