Kamis, 04 April 2013
Rabu, 03 April 2013
Rantauku Sejauh Mimpi
Posted by bledugmrapi on 00.03 with No comments
Judul : Bujang Permai
Pengarang : Murti Bunanta
Ilustrator : Hardiyono
Penerbit: KPBA
Tahun : 2006
Alkisah ada tiga orang pemuda yang terpisah
dari orang tua karena suatu bencana, masing-masing bernama Dahar, Dahir dan
yang termuda, Bujang Permai. Mereka bertiga memiliki angan dan impian
masing-masing untuk mendapatkan hidup lebih baik. Namun impian yang berbeda
membuat Bujang Permai berkelana sendirian. Sebuah mimpi yang ajaib membawa Bujang sampai
ke sebuah kerajaan, dan disana, ia menyembuhkan seorang putri raja. Karena tekad
dan bantuan yang diperoleh dari teman-teman yang ditemui sepanjang
perjalanannya, Bujang Permai akhirnya juga dapat menikahi putri kerajaan itu
dan menjadi seorang raja muda, sesuai impiannya. Apakah ia akan bertemu atau
menemui keluarganya setelah jadi raja? Baca dan nikmati saja akhir kisah si
Bujang Permai ini.
Mimpi yang Mengawali Perantauan Bujang Permai
Bujang Permai merupakan cerita
daerah dari Sumatera Barat yang mengisahkan perantauan seorang Bujang untuk
menggapai impiannya. Impian Bujang Permai mungkin tampak mustahil, tapi karena
ia tidak mudah menyerah, dibantu oleh teman-temannya, ia mampu menggapai impian
tersebut dan hidup bahagia. Kisah yang dituturkan ulang oleh Murti Bunanta ini
menggambarkan cara hidup orang Sumatera Barat untuk mendapatkan impian dan
hidup yang lebih baik. Tekad yang kuat membuat mereka mampu menjelajah keluar
dari rumah mereka dan tak menyerah hingga mampu menunjukkan hasil. Kisah si
Bujang ini digambarkan dengan nuansa unik dan penuh imajinasi, dengan
menggunakan beraneka warna yang menggugah hati. Tidak sulit tampaknya untuk
mengenalkan cerita rakyat ini pada anak-anak, karena ilustrasinya indah. Selain
cerita daerah Sumatera Barat, kita juga bisa mengenalkan bahasa daerah Aceh,
karena buku dicetak dalam dua bahasa yaitu Indonesia dan Aceh.
Posted in review
Rabu, 27 Maret 2013
Hari yang Berat untuk Alex
Posted by bledugmrapi on 20.18 with No comments
Penulis : Judith Viorst
Penerbit : Aladdin Paperbacks
Sesuai judulnya, buku ini berisi tentang pengalaman-pengalaman tidak menyenangkan yang dialami Alexander, si tokoh utama. Banyak hal yang diceritakan, tapi semua pengalaman tersebut terjadi dalam satu hari. Dimulai dari rutinitas pagi hari, yaitu bangun tidur. Alexander sudah memulai harinya dengan kejadian yang tidak menyenangkan. Rambutnya lengket terkena permen karet yang tidak ia buang sebelum tidur. Perjalanan keluar kamar pun menjadi begitu panjang karena ia harus mengalami kejadian tak menyenangkan lainnya : tergelincir skateboard-nya sendiri dan basah terkena air selang.
Masih di pagi hari, Alexander telah mengalami kejadian tidak menyenangkan khas anak-anak. Kedua saudaranya mendapat hadiah mainan di kotak sereal mereka. Namun, Alexander tidak mendapat apa-apa. Sepanjang hari itu, Alexander terus-menerus mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Mulai dari tidak mendapat tempat duduk di dekat jendela ketika berangkat sekolah, ditegur guru di kelas, ditinggalkan teman sepermainannya, dan harus kembali ke dokter gigi minggu depan untuk memperbaiki lubang giginya. Semua kejadian tersebut belum ditambah dengan kekesalan Alexander yang dimarahi ibunya karena kesalahpahaman. Ibunya mengira Alexander mengajak berkelahi kakaknya, padahal itu sekadar ekspresinya karena kakaknya lebih dulu membuatnya kesal dengan mengatakan ia cengeng.
Pengalaman tidak menyenangkan yang dialami Alexander terus berlanjut hingga malam hari. Ia harus mengenakan piyama yang tidak ia sukai, dan membiarkan kucingnya lebih memilih tidur dengan kakaknya. Semua kejadian itu entah kenapa membuatnya ingin pindah ke Australia, meski ibunya berkata hari yang buruk bisa juga terjadi di Australia.
Buku ini menarik karena bisa bercerita dengan sangat ekspresif. Bagaimana hal-hal sederhana bisa membuat anak-anak merasa ‘bad mood’. Untuk mengungkapkan harinya benar-benar buruk pun Alexander tak cukup mengatakan ‘bad’, ia harus menegaskan dengan berbagai kosakata: terrible, horrible, no good, very bad day. Selain itu, buku ini dilengkapi dengan ilustrasi sehingga menjadi lebih menarik untuk dibaca anak-anak. Keinginan Alexander untuk pindah ke Australia juga menjadi lucu karena tanpa ada penjelasan apa-apa Alex berpikir bahwa Australia lebih menyenangkan daripada tempat tinggalnya saat ini.
Posted in review
Selasa, 26 Maret 2013
Nikmatnya Bertualang Sambil Menolong
Posted by bledugmrapi on 21.25 with No comments
Judul : Mengembara ke Kaki Langit
Penulis : Rahmah Asa
Ilustrator :Pri S. dan Apil
Tahun : 1992
Penerbit : Pustaka Utama Grafiti
Don adalah seorang putra raja yang
bergelimang banyak harta di Pulau Timor. Suatu hari dia bosan dan ingin
menjelajah ke seluruh negri. Di sepanjang perjalanan ia menolong kucing,
anjing, dan suatu desa desa yang diganggu nenek sihir jahat. Bersama dengan anjing
dan kucing yang ditolongnya, Don akhirnya mampu mengalahkan nenek sihir jahat
itu.
Cerita dari Nusa Tenggara Timur ini
memberikan contoh bahwa menolong orang lain dan berpetualang memberikan kesenangan
tersendiri. Bahkan melebihi kesenangan makan sampai kenyang, tidur sepuasnya, atau
bermain game sepanjang hari. Selain
itu, pembaca yang sudah pernah membaca kisah Momotaro pasti akan merasakan
sedikit persamaan dengan cerita Don ini. Ilustrasi yang disajikan dalam buku
ini menarik dan cukup khas dengan hiasan bingkainya seperti tenun khas Nusa
Tenggara Timur. Tak ada salahnya kalau
buku ini disematkan kata “unik”,”ke-Indonesia-an”, dan “indah”
Posted in review
Minggu, 10 Maret 2013
No path leads to happiness; the path itself is happiness (Buddha)
Posted by bledugmrapi on 22.11 with No comments
Menjalani Hidup dengan Senang!!
Judul Buku : The Happy
Hedgehog
Pengarang : Marcus
Pfister
Penerbit : North-South
Book.Inc
Tahun :
2000
Bahasa :
Bahasa Inggris
Mikko adalah seorang
landak yang tinggal di sebuah kebun. Ia
tahu segala macam hewan dan tanaman yang ada di kebunnya, begitu juga khasiat
kesehatan dari tanaman-tanamannya. Cerita dimulai saat Mikko menikmati kebun
tersebut dengan berbaring dan memandang awan di langit. Tiba-tiba sang kakek
Tarek menegur Mikko karena dilihatnya ia hanya bermalas-malasan. Mikko diminta
kakeknya untuk berpetualang mengamati teman-teman hewan lain yang menggunakan
waktu mudanya untuk mencapai hal tertentu.
Mikko kemudian menuruti
sang kakek dan mulai berpetualang. Selama perjalanan, ia menemui berang-berang,
kelinci, kura-kura dan semut, yang semuanya sangat ambisius dalam mencapai
suatu hal. Mereka berjuang untuk menjadi yang terkuat, terpandai dan tercepat
supaya mereka dihormati dan merasa bahagia. Mikko merasa tidak puas dengan apa
yang dilihatnya dan merasa bahagia dengan dirinya sekarang ini. Iapun kembali
menuju kebun favoritnya, menunjukkan pada kakeknya apa yang ia ketahui selama
ini.
Mikko berpikir mengapa
harus membuat hidup kita menyedihkan hanya untuk menjadi bahagia di masa depan
ketika aku sudah merasa bahagia. Aku menyenangi hidupku yang sekarang, di sini,
di rumahku di kebunku. Ya….memiliki ambisi untuk masa depan itu baik tapi
jangan sampai membuatmu kehilangan kesenangan dalam melakukannya.
Buku ini memiliki bahasa
yang mudah dengan ilustrasi yang menarik
di setiap halamannya. Tidaklah
mengherankan karena illustrator dan
penulis buku ini adalah Marcus Pfister
yang juga dikenal sebagai pengarang buku Rainbow Fish. Ia bermukim di
Swis bersama keluarganya dan mendedikasikan hidupnya untuk menulis dan membuat
illustrator buku anak.
Posted in review
Kamis, 07 Maret 2013
Newsletter Edisi Januari
Posted by bledugmrapi on 00.19 with No comments
Mulai tahun ini, Bledug Mrapi secara rutin menerbitkan newsletter setiap
bulannya. Inilah newsletter pertama kami. Selamat membaca...
Posted in newsletter
Rabu, 06 Maret 2013
Melihat Gandhi Melalui Komik
Posted by bledugmrapi on 19.20 with No comments
Judul Buku: Tokoh-Tokoh Besar Dalam Sejarah: Mahatma Gandhi
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Mohandas Karamchand Gandhi berasal dari India, masuk dalam
kasta Vaisya. Sejak kecil ia telah memiliki rasa peka terhadap apa yang terjadi
di sekitarnya. Ia merasa kasta, yang merupakan sistem masyarakat Hindu,
seharusnya tidak menjadi jurang pemisah. Ia juga telah mengalami perlakuan
tidak adil dari prajurit Inggris yang kala itu menjajah India.
Perlakuan prajurit Inggris yang diterima oleh Gandhi
membuatnya bertekad untuk melakukan sesuatu untuk negaranya. Oleh karena itu,
ia akhirnya memutuskan pergi sekolah ke Inggris untuk menjadi pengacara. Dengan
pergi ke Inggris, Gandhi berpikir bisa lebih mengenal masyarakat dan pemerintah
Inggris. Namun, usahanya tidak mudah. Selepas berhasil menjadi pengacara,
Gandhi menemukan diskrimani yang amat besar bagi warga India. Di negaranya
tersebut, pengacara India tidak bisa menang melawan pengacara Inggris. Hal ini
menyebabkan tidak ada warga yang ingin menggunakan jasa pengacara dari India.
Diskriminasi yang terus ditemui Gandhi membuatnya semakin
bertekad untuk membuat negaranya jadi lebih baik. Apalagi diskriminasi tersebut
tak hanya ia temui di India. Bahkan di Afrika diskriminasi terhadap orang India
sangat kental.
Gandhi terkenal dengan usahanya menghapuskan diskriminasi
tanpa kekerasan. Seberat apapun pemerintah Inggris menentang usahanya, Gandhi
tidak pernah menggunakan kekerasan dalam perlawanannya. Salah satunya yaitu
melalui Gerakan Hartal, yang mengajak warga India untuk mogok kerja di
perusahaan-perusahaan milik Inggris. Toko-toko pun berhenti menjual
barang-barang produksi Inggris. Selain itu, ia juga melakukan aksi mogok makan
untuk menghadapi perlakuan tidak adil yang diterimanya. Usaha Gandhi ini
akhirnya membuahkan hasil setelah perjuangan yang sangat lama.
Seri Tokoh Besar Dunia ini sangat menarik karena dikisahkan
dalam bentuk komik berwarna. Alurnya mudah dimengerti dengan bahasa percakapan
yang tidak terlalu baku. Apalagi dalam komik ini ada tokoh baru, seperti Sing
dan Alpha Plus. Mereka berdua adalah tokoh dari masa depan yang berjalan ke
masa lalu untuk melihat kehidupan Gandhi. Kehadiran kedua tokoh ini membuat
cerita tidak terlalu monoton karena diselingi candaan maupun informasi tambahan
mengenai Mahatma Gandhi.
Posted in review
Langganan:
Postingan (Atom)
































