Get me outta here!

Selasa, 29 April 2014

Pojok Kreatif #2: Kepala Boneka



Pasti pernahkan kamu melihat  makanan ringan seperti ini?


Dikemanakan kartonnya setelah habis?Jangan,jangan dibuang karena masih bisa dimanfaatkan. Tapi sebelumnya, kita lihat dulu yang ini



Apa kesamaannya?Ya mereka sama-sama digerakkan dengan tangan. Nah boneka semacam inilah yang jadi inspirasi pemanfaatan karton bekas ini.
Maka langsung saja kita lihat bahan-bahan yang diperlukan

  • Karton bekas snack
  • Lem
  • Karton susu

 Alat

  • Gunting

Ya cuma gunting!

Cara membuat
  • Karton bekas dibuka
  • Kemudian disusun terbalik sehingga bagian dalam menjadi di luar. Rekatkan dengan lem
  • Bagian tutup kita tekuk dan potong secukupnya.
  • Karton susu dipotong secukupnya agar bisa menutupi lipatan di‘hidung’
  • Potong karton setengah lingkaran. Buat dua buah
  • Tempelkan karton setengah lingkaran tadi pada bagian atas.
  • Terakhir tambahkan karton berbentuk persegi panjang pada bagian dalam, dan bagian dagu
  • Sekian!Dasar untuk kepala boneka sudah jadi.


Nah, dari dasar ini kita bisa menambahkan banyak hal dan mewarnainya macam-macam agar membentuk tokoh tertentu. Terimakasih perhatiannyas

Bonus :

(Kepalanya bisa jadi barongsai !)

Senin, 21 April 2014

Selamat Paskah 2014!!!

SELAMAT PASKAH!!!Ya ya ya, kemarin minggu saudara kita,umat Nasrani, merayakan wafat kebangkitan Yesus Kristus atau Isa Almasih. Melihat berita, kondisi keamanan saat perayaan tampak kondusif, syukurlah...Bahkan di beberapa tempat banyak ormas, polisi, maupun keamanan setempat yang ikut menjaga.Semoga saja ini menunjukkan kalau Indonesia masih cukup aman :D.
Nah, kebetulan Bledug Mrapi punya buku yang bagus dan indah untuk memeriahkan suasana ini. Silahkan....mampir dan baca ya. (klik gambar untuk review)
Baju Kotor Kital

Perarakan Raja Agung


Perarakan Raja Agung





Judul :  The Most Wonderful King
Penulis : Dave Hill
Ilustrator : Betty Wind
Penerbit : Concordia Publishing House
Tahun : 1968
BAhasa : Inggris

Diarak ratusan daun palma

Yesus diarak menuju Yerusalem! Dengan menaiki keledai dan disambut daun palem, Yesus masuk ke kota Yerusalem. Rakyat Yahudi berpikir, pastilah orang ini raja yang dijanjikan Tuhan. Tapi tak lama setelah perarakan  itu, Yesus dituduh pemberontak,mengalami penyiksaan hingga disalib oleh pemerintah Romawi ata keinginan sebagian pemuka Yahudi saat itu

Cobaan, adegan disalib yang menggoncangkan orang-orang

Kisah ini menceritakan salah satu dasar iman Kristiani yang utama. Peristiwa Yesus diarakmenuju Yerusalem hingga bangkit, diceritakan dengan lengkap. Tentu saja, karena ditujukan untuk anak-anak, beberapa bagian disederhanakan. Ilustrasi memenuhi setiap bagian cerita, cukup menarik, meski ada beberapa bagian yang berwarna suram. Secara keselurah, orang tua maupun guru agama dapat mengenalkan hari-hari terakhir Yesus pada anak dengan lebih menyenangkan melalui buku ini.

Di Emaus, murid Yesus mengenalinya saat memecah roti

Minggu, 20 April 2014

Baju Kotor Kita





Judul :  The Priest with Dirty Clothes
Penulis : R.C Sproul
Ilustrator : Liz Bonham
Penerbit : Thomas Nelson
Tahun : 1997
Bahasa : Inggris

Jonathan adalah seorang pendeta muda yang baru dilantik. Segera saja ia ditugaskan untuk berkhotbah di hadapan raja dan rakyatnya. Sayang, di tengah jalan ia jatuh dan jubahnya kotor. Jonathan ditolah berkhotbah oleh rakyatkarena jubahnya yang kotor. Jonathan kemudian pergi dan mencari cara untuk membersihkan jubahnya, walaupun berakhir nihil. Akhirnya, ia diarahkan untuk menghadap PAngeran Agung, guna mencari jalan keluar masalahnya.

 
 Ah!!Tidak dikira Jonathan akan jatuh dan bajunya kuotorrr

Kisah Jonathan dalam kisah ini menggambarkan iman kristiani yang mencari pengampunan dan keselamatan melalui Yesus. Penuturan ceritanya sederhana dan mengena (saya baca beberapa menit), baik digunakan sebagai pengenalan iman kristiani pada anak-anak. Apalagi, cerita dilengkapi ilustrasi indah yang dikerjakan Liz Bonham. Liz Bonham dikenal sebelumnya dalam buku anak berjudul Crippled Lamb (Max Lucado)

Jadi siapa itu yang memakai jubah kotor di depan Jonathan?

Jadi bagaimanakah akhir kisah Jonathan? Akankah ia mendapatkan jubah bersih dari Pangeran Agung?

Kamis, 03 April 2014

Pojok Kreatif #1 : Menggali Fosil

Beberapa waktu yang lalu, Gunung Kelud meletus amat dahsyat. Akibat letusan itu, hujan abu turun di banyak daerah, tak terkecuali Yogyakarta. Hujan abu mengguyur amat deras kota DIY, meninggalkan setumpuk abu yang tebal di jalan-jalan. 


Apa yang bisa dimanfaatkan dari abu?Nah salah satunya bisa digunakan untuk bermain menggali fosil!
Yah, mirip seperti empu pembuat keris yang mendapat wangsit untuk membuat keris, ide membuat fosil ada karena tiba-tiba menemukan tengkorak yang tampaknya tidak asing.


Maka sekarang langsung saja kita jalankan rencananya’
Bahan yang dibutuhkan :
  • Benda yang menjadi tujuan penggalian
  • Abu gunung berapi
  • Cetakan (kali ini dari batako)
  • Koran


Alat
  • Cetok
  • Obeng kecil/drei
  • Sendok
  • Sikat gigi bekas

Cara Membuat
  • Letakkan Koran. Kemudian membuat cetakan d atas Koran (lihat gambar)
  • Membuat adonan abu, dengan cara campurkan abu dengan air secukupnya. Yah seperti adonan semen
  • Memasukkan adonan  ke dalam cetakan, setengah penuh
  • Memasukkan benda yang akan digali
  • Menambahkan adonan lagi hingga penuh
  • Tunggu hingga agak kering, dan lepaskan cetakan
  • Adonan yang sudah terbentuk kemudian dijemur (pada percobaan untuk mendapatkan bata ini, selain dijemur, juga dibakar,supaya  cepat kering)
  • Ta ta! Setelah dikeringkan, siap memulai penggalian. Ajak adik atau kaka,ayah atau ibu, atau mungkin teman untuk ikut menggali!(Pakai masker ya, biar debu tidak mengganggu pernafasan)
  • Gali sikat gali sikat
  • Hasilnya….

Selamat!kamu sudah menemukan artefak tersembunyi dari masa lampau!
Oke sekian untuk Pojok Kreatif yang pertama kali ini.  Perubahan atau pencampuran bahan mungkin saja, karena hasil yang terlihat dari halaman ini hanya menggunakan bahan seadanya. Kasih tahu kami ya jika ada 

Sabtu, 14 Desember 2013

Bekerja dan Menikmati Hasilnya


Judul :The Little Red Hen
Penulis : Paul Galdone
Penerbit : Clarion
Tahun : 1973
Bahasa : Inggris


Di suatu waktu, kucing, tikus, anjing dan ayam kecil tinggal di sebuah rumah yang nyaman. Kucing, anjing dan tikus senang menghabiskan waktunya seharian dengan tidur. Hanya si ayamlah yang dengan rajin mengerjakan berbagai pekerjaan rumah. Suatu hari ayam menemukan benih gandum, maka kemudian ayam bertanya pada kawan-kawannya “Siapa yang akan menanam gandum ini?”, kucing, anjing dan tikus menjawab dengan kata-kata yang sama “Bukan aku”. Demikianlah, ayam sendiri yang menanam. Saat akan memotong gandum yang sudah tumbuh tinggi,menggilingnya menjadi tepung, kemudian memasaknya menjadi kue, ayam selalu menanyakan siapa yang akan mengerjakannya pada anjing,kucin dan tikus. Jawaban sama muncul “Bukan aku”, dan selalu si ayam yang akan mengerjakannya. Baru setelah kuenya matang, saat ayam bertanya “Siapa yang akan memakan kue ini?” kucing,anjing dan tikus member jawaban yang berbeda “Aku!”, tapi ayam tidak memberikannya dan memakan kue itu sendiri, karena dia sendiri yang melakukan segalanya dari awal.
 Jawaban yang sama dari ketiga pemalas

Kisah 4 sekawan ini mengajarkan nilai kerja keras dan usaha. Untuk mendapatkan sesuatu, kita harus berusaha dan tidak dengan bermalas-malasan. Penggunaan frasa-frasa “Siapa yang akan…?”, “Bukan aku” dan “ Aku” untuk setiap pekerjaan membuat membaca kisah ini menjadi penasaran melihat akhir kisah ini. Ilustrasi yang digunakan juga menarik, karena kita melihat betapa rajinnya si ayam dan betapa malasnya kucing,anjing dan tikus. Terkadang lucu karena kita melihat wajah kucing, anjing dan tikus yang malas tersisip dalam kata-kata “Bukan aku”. Buku ini cukup baik untuk menggambarkan buah dari dari kerja keras dan usaha.

Jumat, 13 Desember 2013

Perjalanan Melawan Keraguan


 

Judul : The Adventures of Abdi
Pengarang: Madonna Ritchie
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2004
Bahasa : Indonesia


Di sebuah Negara dengan padang pasir dimana-mana, hidup seorang anak laki-laki yatim piatu bernama Abdi. Dia tinggal bersama Eli, teman lama keluarganya. Eli terkenal sebagai pengrajin perhiasan yang ahli dan ajaib. Ketenarannya mengundang banyak rang kepadanya, salah satunya utusan raja. Utusan itu meminta Eli membuatkan sebuah perhiasan yang amat indah hanya dalam 4 minggu! Abdi yang sudah lama mengenal Eli mengira tugas itu mustahil, tapi Eli malah menyanggupinya! Eli bersama dengan Abdi kemudian menyelesaikan tepat waktu. Namun tantangan belu selesai sampai disitu, perhiasan itu harus diantarkan ke kerajaan. Eli kemudian mengutus Abdi untuk mengantarkannya. Perjalanan mengantarkan perhiasan yang akan memberi pengalaman berharga untuk Abdi.


 Lihat, utusan raja dengan segala perlengkapannya, menunjukkan rancangan perhiasan pada Eli..hihihi

Kisah Abdi dalam buku ini ingin menyampaikan kalau hal yang sulit sekalipun bisa dicapai jika dilakukan denga keyakinan dan kerja keras. Abdi juga menunjukkan kerendahan hati dan rasa hormat dengan mendengar dan menyimpan dalam hatinya nasihat Eli. Semua pesan itu disampaikan dengan cerita yang menarik dan tidak membosankan. Cerita disertai ilustrasi yang bisa membuat tertawa. Tidak masuk akal, ajaib, tapi bisa terasa lucu dan menghibur.hahahaha. Disamping lucu, ilustrasinya juga menampilkan keindahan dan kesan yang kuat tentag daerah Timur Tengah (hmmm,sedikit-sedikit bisa belajar seni Timur Tengah hehe).

 
Abdi pergi mengantarkan perhiasan ke kerajaan (lihat barang bawaannya setumpuk!)

Akhir kata, cari dan baca buku ini.Tua maupun muda bisa menikmatinya, waktu anda tidak akan terbuang percuma.