Get me outta here!

Jumat, 19 Desember 2014

Malaikat Kecil di Betlehem




Judul : God’s Littlest Angel
Penulis :  Alan&Linda Parry
Penerbit : Tyndale for Kids
Tahun : 1997
Bahasa : Inggris

Suatu ketika para malaikat menjadi sibuk sekali menyiapkan kelahiran Yesus, terkecuali 1 malaikat, yaitu Angie. Angie adalah malaiakat paling kecil di surga dan dianggap tidak perlu diberitahu tentang rencana kelahiran Yesus. Terlalu muda katanya. Angie hanya diberi tugas mengumpulkan debu bintang. Begitu ada berita Gabriel turun ke bumi, Angie segera saja mengikutinya.



Di bumi, karena sangat ingin berpartisipasi dalam kelahiran Yesus, Angie minta agar bisa diijinkan tinggal membantu Maria dan Yusuf. Gabriel pun mengijinkan. Kemudian dimulailah pekerjaan Angie membantu keluarga ini. Angie membantu mengecat, kemudian membantu mencari kendaraan yang sesuai hingga mencarikan penginapan terbaik. Tapi semua tidak berjalan sesuai keinginannya. Tapi Tuhan dengan lembut meminta debu bintang dari Angie. Dengan debu bintang itu, Tuhan menciptakan bintang terang yang menjadi petunjuk Tiga Raja dari Timur yang ingin datang dalam kelahiran Yesus. Setelah semuanya Angie pun masih tetap malu dengan Gabriel, karena tidak bisa menjalankan semua sesuai rencana…




God’s Littlest Angle menceritakan kembali kisah inti Natal, yaitu kelahiran Yesus Kristus dengan cara yang lebih anak-anak. Karakter Angie mendekatkan kisah Natal dengan anak-anak, lebih dari kisah aslinya. Anak-anak yang selalu melihat hal yang cantik, besar dan indah adalah sebagai yang terbaik, dibalikkan dalam kisah kelahiran Yesus. Kesederhanaan peristiwa Natal ternyata memiliki keindahannya tersendiri



Selain itu, anak-anak juga diajak memahami, kalau Tuhan selalu mempunyai rencana yang. Hal yang sepele pun bisa digunakan Tuhan untuk hal-hal yang besar


 Penyampaian pesan moral itu juga didukung dengan wujud buku yang menarik. Buku ii termasuk buku pop-up, artinya pembaca akan menemukan beberapa rancangan lipatan yang menarik dan tidak membosankan. Ditambah pula, pembaca juga bisa bemain menebak tempat Angie berada, yang tersembunyi di setiap halamannya.

Akhir kata, cari dan baca buku ini. Mari kita lakukan yang terbaik dengan tulus dan penuh percaya diri. Semangat!

Rabu, 03 Desember 2014

Pojok Kreatif #6: Segel Pastel





Mengurus keperluan administrasi di sekolah perlu stempel…di kantor perlu stempel…semua sepertinya perlu stempel. Apa sih stempel itu? Stempel adalah tanda resmi untuk menunjukkan keabsahan suatu keterangan. Beragam stempel telah ada sejak jaman dahulu kala, mulai dari stempel tanah liat peradaban kuno di Mesir  dan Mesopotamia hingga cap tinta di Cina. Sepanjang sejarah per-stempel-an, salah satu yang unik adalah stempel lilin dari Eropa. Stempel lilin awalnya banyak digunakan di Eropa sebagai tanda keaslian suatu dokumen atau surat perintah dari seorang bangsawan, atau pejabat pemerintahan. Penggunaan stempel beraneka ragam, tapi yang membuat stempel disebut seal/segel karena biasa digunakan untuk menyegel amplop sebuah surat, dan hanya rusak jika ada perlakuan paksa (sehingga bisa menjaga keaslian dokumen). Tapi kemudian, penggunaan stempel kemudian meluas hingga ke rakyat jelata. Bisa dikatakan stempel di Eropa sama dengan tanda tangan di jaman sekarang. Karena stempel menjadi identitas probadi dari seseorang atau pejabat, jika pemilik stempel meninggal bisa dipastikan stempelnya pun ikut terkubur dalam kenangan alias dihancurkan. Semua itu dilakukan agar tidak terjadi pemalsuan.

 Stempel silinder dari Mesopotamia..ribuan tahun sebelum masehi!!

 Stempel tinta di Cina

Penggunaan stempel/segel lilin

Stempel lilin Eropa abad pertengahan



Kembali ke masa sekarang dan lihatlah sekeliling. Pernahkah melihat sisa pastel yang tinggal secuil?atau melihat lilin yang teronggok lama di sudut kamar hanya tersisa sepanjang kelingking?Jangan dibuang, kita bisa menggunakan yang secuil-secuil itu untuk mencoba membuat stempel timbul! Tapi perhatikan dulu alat dan bahan berikut sebelum kita mencobanya


Alat
  • Cutter
  • Pensil
  • Tutup bekas makanan kaleng
  • Penjepit besi
  • Kuas

Bahan
  • Sabun mandi batang
  • Potongan kecil pastel
  • Lilin
  • Botol plastik air mineral atau sejenisnya
  • Minyak goreng bekas


Langkah pembuatan
  • Kita potong dahulu leher botol plastik, agar dapat menggunakan mulut botol sebagai pencetak


  • Ambil sabun batang dan potong membentuk balok dengan lebar dan tingginya tidak melebihi diameter mulut botol

  • Gambarkan inisial nama. Kemudian tekan dalam-dalam sabun menggunakan pensil mengikuti pola
  • Siapkan leher botol yang tadi sudah dipotong dan kertas. Tempatkan leher botol pada tempat stempel dibuat.

  • Lumuri permukaan balok stempel dengan minyak goring, menggunakan kuas. Sisihkan 

  • Siapkan tutup makanan kaleng dan penjepit.
  • Potong lilin sepanjang 1,5 cm dan serutlah pastel secukupnya. Letakkan di tutup kaleng

  • Panaskan lilin dan pastel hingga mencair kemudian tuang ke kertas yang sudah disiapkan
  • Tunggu 1-2 detik dan angkat leher botol

  • Diamkan lagi selama 10 detik, baru tekankan balok stempel. Biarkan 1-2 detik baru angkat balok stempel.

  • Voila!! Kamu sudah mendapatkan stempel yang kamu inginkan!



Stempel yang telah jadi ini bisa menjadi identitas pribadimu. Gunakan di surat pribadi untuk menggantikan tanda tangan. Lebih klasik dan….jelas berbeda. Selamat mencoba ;)

Catatan :

  • Lilin warna lebih ringkas digunakan, tinggal dinyalakan dan diteteskan. Penggunaan lilin biasa disini hanya bermaksud menunjukkan pemanfaatan bahan sisa.Akibatnya, peralatannya sedikit lebih banyak ( tutup makanan kaleng dan leher botol )
  • Penggunaan lilin yang biasa (lilin untuk penerangan) tidak disarankan dalam aplikasi surat  menyurat karena kurang menempel dan mudah lepas. Melihat beberapa tautan, ada yang menjual lilin khusus stempel tapi di Indonesia dan khususnya Yogyakarta belum tahu tempatnya. Mohon infonya ya.:)
  • Apabila tetap menggunakan cara membuat stempel seperti yang disebutkan di atas, pastikan suratnya diserahkan langsung kepada yang bersangkutan. Jangan pula ditindih atau disimpan sembarangan!